Lembaga Pembinaan Khusus Anak

Keseruan Pertandingan Memperingati Hari Anak Nasional di PSMP Paramita (24-27 Agustus 2015)

Kementerian Sosial, PSMP Paramita menjadi tuan rumah peringatan Hari Anak Nasional dengan menggelar berbagai kegiatan perlombaan sebagai ajang asimilasi untuk memulihkan rasa percaya diri anak mulai darai kalangan anak yang berhadapan dengan hukum, anak jalanan, anak yatim dll. sehingga diharapkan mereka siap kembali dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiataan tersebut diikuti oleh berbagai sekolah swasta, panti asuhan dan madrasah serta lembaga yang berhubungan dengan anak seperti Yayasan Peduli Anak (YPA) Mataram, LPKA Mataram, anak didik PSMP Paramita dll.

Kegiatan yang bertemakan "Mewujudkan Lingkungan dan Keluarga Ramah Anak" dimeriahkan oleh berbagai pentas seni band, dan berbagai perlombaan yang tentunya menggugah semangat anak-anak untuk turut serta mengikutinya. Adapaun cabang lomba yang dilaksanakan meliputi :
1. Lomba Membaca Puisi
2. Lomba Sepak Takraw
3. Lomba Voli
4. Lomba Lari Karung
5. Lomba Tarik Tambang

Adapun ABH LPKA Mataram merasa sangat senang dapat berkesempatan mengikuti even tahunan tersebut, telebih lagi mereka dapat meraih juara pada beberapa cabang perlombaan seperti, Juara 1 Lomba lari karung, Juara 2 Sepak Takraw dan juara 2 Tarik Tambang. Selain itu anak didik juga berkesempatan berkenalan dengan teman-teman baru dari berbagai lembaga dan yayasan sehingga keakraban mereka pada saat perlombaan berlangsung menjadi cermin dari suksesnya acara yang berlangsung 4 hari ini.


Kontingen LPKA Mataram memasuki arena pertandingan


ABH Meraih juara 1 pada perlombaan lari karung


ABH meraih juara 2 pada perlombaan tarik tambang


ABH meraih juara 2 pada perlombaan sepak takraw


penyerahan piala dan hadiah kepada masing-masing juara


Foto bersama Petugas dan ABH serta perolehan piala dan hadiah selepas kegiatan berakhir




Share:

Kemeriahan 17an bagi Petugas dan ABH di LPKA Mataram (Senin, 17 Agustus 2015)

Menyambut dan memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-70 Tahun, maka Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Mataram mengadakan serangkaian acara perlombaan berbasis "Capacity Building" yang mengikut sertakan seluruh pegawai dan ABH.

Acara tersebut dirangkai dan dikemas secara menarik dengan diawali oleh upacara kemerdekaan pada 17 Agustus 2015 dengan membacakan pidato Menteri Hukum dan Ham dan pemberian remisi secara symbolis kepada 13 ABH, yang kemudian dilanjutkan dengan acara perlombaan yang dilaksanakan oleh tim pembina LPKA dan Komunitas SOLAH degan mengikut sertakan Petugas dan ABH sebagai peserta. Adapun berbagai cabang lomba yang dipertandingakan antara lain :
1. Perlombaan Tarik Tambang
2. Perlombaan Makan Kerupuk
3. Perlombaan Tenis Meja
4. Perlombaan Sepak Bola Dangdut
5. Perlombaan Karaoke
6. Perlombaan Memasukan Pensil kedalam botol
7. Perlombaan Sendok Kelereng.

Menurut Kasubsi Pembinaan, Riva Dilyanti, "kegiatan ini sangat berguna dan menarik, selain sebagai wadah untuk membentuk jiwa nasionalisme, tapi juga sebagai ajang gotong royong, memupuk tali persaudaraan, menguji kemampuan diri dan menjadi moment yang tepat untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan begai segenap pegawai dan ABH di LPKA Mataram yang kita cintai ini," ujarnya


Perlombaan Makan Kerupuk


Perlombaan Tarik Tambang


Perlombaan Tenis Meja


Pengibaran Bendera Merah Putih pada Upacara Kemerdekaan 17 Agustus


Pembacaan Panca Prasetya pada Upacara Kemerdekaan 17 Agustus


Pemberian Remisi secara simbolis kepada salah seorang ABH


Acara dilanjutkan dengan perlombaan sepak bola dangdut


Perlombaan memsukan pensil kedalam botol


Pemberiaan hadiah perlombaan secara simbolis kepada ketua tim pemenang



Share:

Lapas Anak Klas III Mataram, kini resmi berganti nama menjadi LPKA Mataram (Rabu, 5 Agustus 2015)

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Anak Klas III Mataram pada hari ini, Rabu, 5 Agustus 2015 resmi berganti menjadi Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Mataram. Hal tersebut menjadi era baru dan  transformasi bagi sistem pembinaan anak yang lebih baik dalam suatu sistem peradilan pidana anak yang berhadapan dengan hukum di Indonesia, khususnya di wilayah NTB.

Bertempat di ruang Aula, peresmian tersebut meruapkan pelaksanaan terhadap perubahan nomenklatur dari Lapas Anak Klas III Mataram. Operasionalisasi Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Mataram ini diresmikan secara langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTB secara simbolis dengan membuka tirai, yang berisikan spanduk yang bertuliskan "Peresmian Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Mataram" sebagai penanda bahwa Lapas Anak telah bertranformasi secara legal menjadi Lembaga Pembinaan Khusus Anak, setelah itu acara dilanjutkan dengan penyematan pakaian layak bagi Anak didik dan Petugas Pembina.

Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan dari beberapa instansi penegak hukum, Kepala SKPD, Lembaga Pemerhati Anak, Akademisi, Kepala UPT se-Pulau Lombok serta wartawan media cetak dan elektronik. Selain penyematan pakaian ABH dan petugas, operasionalisasi LPKA Mataram ini ditandai juga dengan pembongkaran tralis yang dilakukan oleh Kekanwil beserta seluruh tamu undangan dan membuka ruang rekreasi, ruang pendidikan dan ruang olahraga bagi Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH). Kakanwil juga menyambangi ruangan-ruangan tersebut, menyapa ABH yang sedang melakukan aktifitas belajar-mengajar dan memberi apresiasi yang positif, selain itu Kakanwil juga melakukan olahraga bersama dengan ABH dengan melakukan permainan tenis meja serta menyaksikan secara langsung ABH memainkan alat musik hadrah didalam Studio Musik. Acara ini diliput oleh wartawan media cetak maupun elektronik di wilayah Mataram.

Dalam peresmian LPKA ini, Kakanwil NTB membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM RI yang menyatakan bahwa peresmian Lembaga Pembianaan Khusus Anak (LPKA) dan Lembaga Penempatan Anak Sementara (LPAS) bukan saja merupakan perubahan nomenklatur atau pembentukan organisasi baru namun lebih pada perwujudan transformasi penanganan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) di Indonesia. Dalam hal penanganan ABH berpedoman pada asas-asas yang melekat pada anak diantaranya, perlindungan, keadilan, kepentingan terbaik bagi anak, penghargaan terhadap pendapat anak dan penghindaran pembalasan dalam penyelesaian perkara anak. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk memahami asas-asas tersebut sebagai wujud transformasi perlakuan ABH di Indonesia yang sekaligus hal ini menjadi tonggak sejarah dalam perubahan sistem perlakuan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum.

Peresmian Operasionalisasi Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) dan Lembaga Penempatan Anak Sementara (LPAS) ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Provinsi se-Indonesia yang merupakan kegiatan prioritas Menteri Hukum dan HAM RI. LPKA dan LPAS ini dibentuk dalam rangka membantu ABH untuk keluar dari permasalahan Hukum sesuai yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.


KaLPKA membacakan 10 Prinsip Piagam Ancamanik


Kakanwil Membuka Tirai dan Meresmikan LPKA Mataram


Kakanwil mengganti seragam ABH dan Petugas Pembina


Kakanwil dan Kapolres Mataram membuka trali besi pondok hunian ABH secara simbolis


Rombongan mengunjungi pondok hunian ABH yang telah dihias dan layak dihuni


Rombongan menyambangi mengunjungi pondok hunan ABH khusus perempuan yang telah dihias dan layak dihuni


Rombongan mengunjungi ruang perpustakaan dan pendidikan 


Kakanwil bermain pingpong bersama ABH diruang Bermain dan Olah Raga ABH


Rombongan mengunjungi studio musik 


Konfrensi Pers Kakanwil beserta jajaranya tentang peresmian LPKA Mataram


KaLPKA memberikan penjelasan lebih lanjut tentang LPKA secara menyeluruh

Share:

KEPALA LPKA LOMBOK TENGAH

KEPALA LPKA LOMBOK TENGAH
AKHMAD ZAENAL FIKRI A.Md.IP.SH

KUNJUNGI JUGA

HALAMAN FACEBOOK

Postingan Populer

LAYANAN PENGADUAN

INSTAGRAM LPKA LOTENG

LINK TERKAIT

Flag Counter